Dalam tubuh terdapat lemak, terdiri dari kolesterol jahat yang biasa disebut LDL (Low Density Lipoprotein) dimana lemak ini dapat menempel pada pembuluh darah. Sedangkan kolesterol baik yang dikenal dengan HDL (High Density Lipoprotein) merupakan lemak yang dapat melarutkan kandungan LDL dalam tubuh. Kolesterol normal dalam tubuh adalah 160-200 mg, maka penumpukan kandungan LDL harus dicegah agar tetap dalam keadaan normal. Berikut beberapa tips agar Anda dapat mengontrol kolesterol dalam darah.
ManfaatHerbal.com - Diet cantik alami, sehat, langsing, ramping, awetmuda, stamina tinggi, tidak mudah sakit karena imunitas/kekebalan tinggi. Atasi buang-air-besar/BAB tidak lancar, asam-urat, TBC, diabetes, kolesterol, kista, myom, tumor, kanker. Melancarkan ASI, menyehatkan, mengharumkan dan merapetkan organ-intim wanita agar terhindar dari keputihan (pektay), kanker serviks, kanker rahim. Meningkatkan kebugaran pria, kepuasan hubungan suami-istri, mengatasi ejakulasi-dini, disfungsi-ereksi.
Friday, March 16, 2012
Thursday, March 01, 2012
[Diet Cantik] Kebiasaan Buruk yang Memicu Kanker Serviks
Kanker serviks adalah salah satu penyakit yang paling mematikan di kalangan wanita. Di dunia, setiap 1 menit ada perempuan yang meninggal karena penyakit ini. Indonesia pun termasuk negara dengan kasus kanker serviks cukup tinggi: setiap 1 hari, 1 perempuan meninggal akibat penyakit yang juga disebut kanker leher rahim ini.
Meskipun demikian, penyakit ini sebenarnya masih memberikan suatu "keuntungan" bagi calon pengidapnya. "Kanker serviks itu satu-satunya penyakit kanker yang diketahui penyebabnya, yaitu virus human papilloma. Perubahannya pun memakan waktu cukup lama, yaitu 10-30 tahun," ujar dr Ulfana Said Umar saat talk show Are You Protected Enough yang digelar oleh Guardian pada Sabtu (1/5/2010).
Meskipun demikian, penyakit ini sebenarnya masih memberikan suatu "keuntungan" bagi calon pengidapnya. "Kanker serviks itu satu-satunya penyakit kanker yang diketahui penyebabnya, yaitu virus human papilloma. Perubahannya pun memakan waktu cukup lama, yaitu 10-30 tahun," ujar dr Ulfana Said Umar saat talk show Are You Protected Enough yang digelar oleh Guardian pada Sabtu (1/5/2010).
Subscribe to:
Posts (Atom)

