Ternyata bukan cuma anak-anak yang sering mengalami masalah kekurangan gizi atau gizi buruk. Tanpa disadari, sebenarnya banyak juga orang dewasa -terutama perempuan- yang sering mengalami masalah kekurangan gizi. Salah satu penyebab masalah kekurangan gizi pada perempuan dewasa ini adalah pola atau gaya hidup yang tidak sehat. Misalnya, karena sering menyantap junk food, atau pemilihan menu makanan yang salah ketika berdiet.
"Sebaiknya berhati-hatilah bila ingin melakukan diet, karena diet yang salah bisa menyebabkan Anda menjadi kurang gizi," tukas dr Saptawati Bardosono, spesialis gizi klinik dan dosen Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia kepada Kompas Female, dalam acara Obrolan Langsat "Tango Peduli Gizi", di Rumah Langsat, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.
Beberapa program diet yang biasanya dilakukan banyak perempuan Indonesia adalah diet karbohidrat. Padahal karbohidrat merupakan sumber utama penghasil energi dalam tubuh. "Menghilangkan atau sangat mengurangi asupan karbohidrat kompleks dari daftar menu sehari-hari, bisa mengurangi satu jenis kebutuhan gizi yang diperlukan tubuh," tambahnya.
Karbohidrat terdiri atas dua macam yaitu karbohidrat kompleks, seperti nasi, roti gandum, jagung, umbi-umbian, dan sagu, serta karbohidrat simpleks yang didapatkan dari gula dan pemanis buatan lainnya. Sekitar 45 sampai 65 persen kebutuhan energi harian diperoleh diperoleh dari karbohidrat. Maka diet karbohirat akan menghilangkan asupan karbohidrat kompleks dari menu santapan sehari-hari. Sebaiknya dapatkan energi dari asupan karbohidrat kompleks, dan bukan dari karbohidrat simpleks yang bisa berbahaya bagi tubuh.***
____________________________________________________________________
Diet Cantik Langsing Alami Awet Muda dengan Harga Terjangkau
www.ManfaatHerbal.com
ManfaatHerbal.com - Diet cantik alami, sehat, langsing, ramping, awetmuda, stamina tinggi, tidak mudah sakit karena imunitas/kekebalan tinggi. Atasi buang-air-besar/BAB tidak lancar, asam-urat, TBC, diabetes, kolesterol, kista, myom, tumor, kanker. Melancarkan ASI, menyehatkan, mengharumkan dan merapetkan organ-intim wanita agar terhindar dari keputihan (pektay), kanker serviks, kanker rahim. Meningkatkan kebugaran pria, kepuasan hubungan suami-istri, mengatasi ejakulasi-dini, disfungsi-ereksi.
